Sabtu, 17 September 2016

Tugas Uji Kompetensi 3

Jawablah Soal Di Bawah Ini Dengan Tepat Dan Benar!

1. Jelaskan pengertian terbentuknya negara melalui proses peleburan (fusi)!
2. Jelaskan proses terbentuknya negara berdasarkan teori kekuasaan!
3. Sebutkan tokoh yang menganut terbentuknya negara berdasarkan teori kontrak sosial!
4. Sebutkan faktor sosial penyebab runtuhnya sebuah negara!
5. Sebutkan contoh negara yang terbentuk melalui proses penyerahan!

Jawab :
1. Beberapa negara kecil melebur menjadi satu membentuk negara baru.
2. Teori Kekuasaan menyatakan bahwa negara terbentuk berdasarkan kekuasaan. Orang kuatlah yang pertama-tama mendirikan negara, karena dengan kekuatannya itu ia berkuasa memaksakan kehendaknya terhadap orang lain sebagaimana disindir oleh Kallikles dan Voltaire: “Raja yang pertama adalah prajurit yang berhasil”.
Karl Marx berpandangan bahwa negara timbul karena kekuasaan. Menurutnya, sebelum negara ada di dunia ini telah terdapat masyarakat komunis purba. Buktinya pada masa itu belum dikenal hak milik pribadi. Semua alat produksi menjadi milik seluruh masyarakat. Adanya hak milik pribadi memecah masyarakat menjadi dua kelas yang bertentangan, yaitu kelas masyarakat pemilik alat-alat produksi dan yang bukan pemilik. Kelas yang pertama tidak merasa aman dengan kelebihan yang dimilikinya dalam bidang ekonomi. Mereka memerlukan organisasi paksa yang disebut negara, untuk mempertahankan pola produksi yang telah memberikan posisi istimewa kepada mereka dan untuk melanggengkan pemilikan atas alat-alat produksi tersebut.H.J. Laski berpendapat bahwa negara berkewenangan mengatur tingkah laku manusia. Negara menyusun sejumlah peraturan untuk memaksakan ketaatan kepada negara.Leon Duguit menyatakan bahwa seseorang dapat memaksakan kehendaknya terhadap orang lain karena ia memiliki kelebihan atau keistimewaan dalam bentuk lahiriah (fisik), kecerdasan, ekonomi dan agama.
3. Thomas Hobbes dan John Locke
4.Pengangguran merajalela, kemiskinan bertambah drastis, penggunan narkoba kian liar, perkenomian negara tidak stabil, angka kesenjangan sosial meningkat,  angka pendidikan rendah, angka kesehatan menurun